WA Gawat Darurat : 0851-0397-7007
15
January
2026

Segenap keluarga besar RSK Budi Rahayu Blitar berkumpul dalam suasana penuh syukur untuk merayakan Pesta Nama Santo Arnoldus Janssen pada hari Kamis, 15 Januari 2026. Perayaan ini dipusatkan dalam Perayaan Ekaristi yang berlangsung khidmat di Kapel St. Elisabeth RSK Budi Rahayu.
Misa ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sebuah momen refleksi untuk menimba kembali semangat pelayanan dari sang pelindung dan pendiri.

Mengenal Santo Arnoldus Janssen

Santo Arnoldus Janssen (1837–1909) adalah sosok sentral bagi karya pelayanan di RSK Budi Rahayu. Beliau adalah imam visioner asal Jerman yang mendirikan tiga kongregasi misi dunia, salah satunya adalah Kongregasi Abdi Roh Kudus (SSpS) yang berkarya di rumah sakit ini.

Selain SSpS, beliau juga mendirikan Serikat Sabda Allah (SVD) dan Abdi Roh Kudus Adorasi Abadi (SSpSAP). Semangat Santo Arnoldus yang gigih, penuh doa, dan berdedikasi untuk melayani sesama—terutama mereka yang menderita dan membutuhkan—menjadi fondasi nilai yang terus dihidupi oleh para suster dan seluruh karyawan RSK Budi Rahayu dalam melayani pasien setiap harinya.

"Hidupnya adalah doa, dan karyanya adalah misi." Semangat inilah yang didoakan agar terus mengalir dalam setiap pelayanan medis dan non-medis di RSK Budi Rahayu.

Kebersamaan dalam Kesederhanaan

Seusai Misa, suasana khidmat berganti menjadi penuh kehangatan dan kekeluargaan. Seluruh pegawai, mulai dari manajemen, tenaga medis, hingga staf pendukung, berkumpul untuk menikmati makan bersama.

Acara ramah tamah ini dikemas secara sederhana namun meriah. Tidak ada kemewahan yang berlebihan, namun tawa dan sukacita yang terpancar dari wajah para pegawai menjadikan momen ini sangat istimewa. Kebersamaan ini menjadi simbol persaudaraan yang erat antar-rekan kerja, sejalan dengan semangat Santo Arnoldus Janssen yang selalu menekankan persatuan dalam keberagaman misi.

Melalui perayaan ini, diharapkan seluruh civitas hospitalia RSK Budi Rahayu semakin diteguhkan untuk melayani dengan kasih, mengikuti jejak langkah Santo Arnoldus Janssen.